juni 06 aku dan teman ku menginjakan kaki di tanah kota gudeg ini kita bersama dalam 1 visi dan misi yaitu merantau di luar daerah untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi dengan jurusan yang aku dan teman ku pilih sendiri dan senangi dengan fasilitas saran dan prasarana yang lebih lengkap dan serta pastinya ilmu lain yang harus di pelajari yaitu ilmu “HIDUP”! banyak hal untuk aku cerita kesan dan memori bersama itu, jadi untuk saat ini aku pingin cerita aja tentang yang hari ini dan beberapa hari yang lalui aku alami. kalimat di atas hanya sebagai kata pembuka aja biar keingat waktu 2 taon silam (halah) udah lama aku dan teman” gak pernah ngumpul lagi untuk saling bercanda bertukar pikiran or share bareng sambil duduk beralaskan tikar di tepi jalan dengan secangkir kopi di hadapan masing” (walaupun gak semuanya minum kopi sih tapi biar enak aja kedengaranya hehehe) ada aja yang kita kerjakan dari bincang-bincang ringan sambil sok sokan ikut membicarakan tentang nasib indonesia ini yang semakin hari banyak di penuhi dengan orang yang munafik he… terlepas dari itu semua yang aku senangi dari mereka yaitu rasa kesetiakawan yang sangat erat, kompak walaupun kadang sering berdebat untuk hal yang sangat sederhana, tapi itu yang makin membuat kita jadi tambah akrab. di tanah jawa ini saya bersama mereka lah berkeliling cari pengalaman-pengalaman perjalanan tempat dengan pergi ke daerah-daerah lain yang ada di pulau Jawa ini, dengan ongkos cekak pun kita jalani bersama, tapi aku paling sering pergi sama si reza sohib dari pontianak daerah tempat aku di lahirkan, kita pernah 1 SMP dan 1 komplek perumahan dan sekrang sama-sama di jogja, tapi belakangan ini kita udah jarang ketemu karena kesibukan masing-masing (sok sibuk hehehe) tapi itu lah hidup, kita harus bisa beljar bersikap dewasa dimana kita harus bisa membagi waktu dan mengutamakan mana yang wajib dan mana yang hak, jadi teringat sama tulisan om edi tentang kata dewasa ini yang intinya umur bukan jadi patokan apakah seseorang itu bisa di katakan dewasa tapi ada kriterianya ya om…. hehehe. nah dari itu semua yang aku ceritain di atas aku mau cerita kalau 3 hari berturut turut ini setiap harinya dari pagi ketemu pagi kita kerjain apa yang dulu kita kerjain lagi, jalan-jalan bareng pergi ke tempat wisata sambil bercanda-canda dan menambah pengetahuan umum, main kartu sambil teriak dan tertawa ngakak kalau ada yang kalah karena dapat hukuman yang sangat menyiksa, mungkin untuk sebagian kawan-kawan yang lain sih itu biasa tapi kalau pribadi aku sendiri itu jadi hal yang sangat menyenangkan karena kita udah lama gak ngerasain hal seperti ini, masalah-masalah jadi terlupakan sejenak dan terasa ringan karena aku tau aku punya sahabat-sahabat seperti meraka yang punya ciri masing-masing si wewen yang gak bisa nyebut rrrrrrr (R nya cadel) paling gak bisa di ajak ngomong serius pernah coba ngomong hal-hal yang serius tapi gak berhasil yang pada akhirnya kita semua ngakak gede gede…., si reza yang paling cantik di antara kita semua (padahal dia cowok hehehe), si fadil yang ngakunya adik kandungnya pasha ungu nah tapi dia versi sengau hahaha…, si ajib nah manusia ajaib satu ini banyak benar keunikannya salah satu paling enak di takut-takutin sama teman-teman lainnya, si jimmy yang sering jadi bahan perbincangan hangat teman lain (karena keanehan nya juga gak enak di sebutin hahahaha piss jim), truss ada si nova paling cerewet gak bisa diam hehehe, dan yang paling waras ya aku sendiri hahahaha… ada lagi si irma si mungil yang childish bgt, wah tapi kali ini ada seseorang yang baru di “geng” kita hehehehe yaitu dia…. dia…. dia apa ya…. hehehe jadi malu! tapi dari semua itu aku mw terima kasih sama Allah SWT yang udah menciptakan mereka dan mempertemuakan dengan aku dan kini jadi sahabat-sahabat ku! aku cuma mengaharapkan persahabatan aku dan mereka sampai mati.